Albert Einstein?
Taukah kalian siapa itu Albert Einstein?
Albert Einstein adalah seorang yang ahli dalam bidang fisika,matematika, astronomi, dan astrofisika. Albert Einstein banyak menciptakan teori-teori yang spektakuler. Sehingga ia mendapatkan hadiah Nobel atas penemuan-penemuannya. Diantara teori-teorinya, teori yang paling terkenal yang ditemukan oleh Albert Einstein adalah teori Relativitas.
Kalian pasti pernah dengar apa itu teori relativitas? Yah.. teori Relativitas penemuan Albert Einsteins ada dua yaitu teori relativitas khusus (1905) dan teori relativitas umum (1916). Teori relativitas khusus menyatakan bahwa waktu berjalan lebih lambat pada saat kamu bergerak cepat. Tetapi efek ini hanya dapat terlihat pada kecepatan yang mendekati kecepan cahaya.Seandainya kamu berusia 25 tahun dan mempunyai saudara kembar, saudara kembar kamu tinggal di bumi dan kamu melakukan perjalanan ke luar angkasa dengan pesawat berkecepatan 90% cahaya. Maka karena kecepatan kamu jam yang berada di pesawat tersebut mengalami perlambatan waktu dua kali lipat lebih lambat dari pada di bumi. Sehingga saat kamu kembali ke bumi setelah 5 tahun sesuai dengan jam yang ada dipesawat tersebut,kamu berusia 30 tahun. Sementara saudara kembar kamu yang berada di bumi sudah berumur 35 tahun. Sedangkan teori relativitas umumnya Einstein mengenalkan ide tentang ruang dan waktu. Cukup menakjubkan teori relativitas penemuan Albert Einstein ini.
Albert Einstein lahir dari keluarga yang beragama yahudi. Dan keluarganya menginginkan Einstein beragama yahudi seperti keluarganya. Akan tetapi Einstein bersekolah di sekolah yang berbasis katolik. Sehingga Einstein waktu kecil menganut dua agama yaitu agama yahudi dan agama katolik. Bagaimana mungkin seseorang menganut dua agama sekaligus. Itulah yang pernah di alami Einstein saat menginjak usia remaja.
Selain yang menarik dari kepercayaan Einsten, ternyata ada hal yang lebih menarik lagi. Ketika kecil Einstein divonis oleh dokter bahwa ia menderita autis, karena seusianya yang seharusnya sudah bisa bicara, tetapi Einstein belum bisa bicara. Ya Einstein mengalami keterlambatan bicara sehingga dia divonis menderita autis meskipun pertubuhannya seperti anak normal. Ditambah lagi Einstein kecil senang sekali menyendiri tidak suka bermain dengan teman-temannya seperti anak-anak pada umumnya. Melihat keadaan Einstein seperti itu orangtua Einstein berusaha untuk mengajari anaknya untuk bicara dengan membelikan buku-buku bacaan untuknya. Sehingga Einstein suka sekali membaca. Dengan kesukaan membaca membuat Einsten terangsang menjadi dapat berbicara. Selain itu dengan membaca Einstein menjadi pribadi yang selalu ingin tahu keadaan alam semesta ini. Muncul berbagai macam pertanyaan oleh Einstein setelah membaca banyak buku. Taukah kalian apa yang dibaca oleh Einstein kecil? Dari usianya yang masih kecil, ia suka sekali membaca buku bacaan yang bermutu seperti buku-buku filsafat. Buku yang belum dimengerti dan tidak disukai oleh anak-anak seusianya. Einstein juga pernah sewaktu smp dia tidak lulus sekolah, karena nilainya yang tidak memadai. Sehingga ia dianggap bodoh oleh gurunya. Memang sebenarnya Einstein hanya menyukai pelajaran matematika dan fisika dan untuk pelajaran lainya ia selalu mengabaikanya.
Setiap pagi kalkulus menjadi sarapan paginya. Diusianya yang masih kecil, dia sudah mengerti dan menguasai yang namanya pelajaran kalkulus matematika. Berkat ajaran dari kedua pamannya yang ahli matematika Einstein dapat menguasai kalkulus. Pamannya berkata kepada Einstein jika kamu ingin tahu tentang pengetahuan alam maka kuasai dulu matematika. Karena matematika adalah dasar dari semua ilmu pengetahuan. Maka dari itu timbulah keinginan Einstein untuk belajar matematika. Sehingga kalkuluslah yang menjadi sarapan pagi setiap harinya.
Dengan kebiasaan Einstein waktu kecil yang begitu mengagumkan itulah yang membuatnya lebih logika mengamati sesuatu kejadian. Sehingga saat Einstein dewasa ia mulai melakukan penelitian-penelitian, yang menghasilkan penemuan penemuan yang spektakuler .
Penemuannya yang pada akhir abad 20 baru diketahui kebenarannya oleh para ahli fisika. Sampai sekarang penemuan teori-teorinya digunakan oleh para peneliti dunia. Begitu jenius Einstein sampai-sampai tidak ada yang menandingi tingkat EQ nya.
Einstein meninggal dunia di usia 75 tahun. Beliau mulai sakit-sakitan , sehinnga ajal menjemputnya. Akan tetapi begitu banyak warisan yang beliau tinggalkan. Warisan tersebut berupa penemuan teori-teorinya yang saat ini masih di gunakan oleh para ilmuan dunia.
Demikianlah sekilas
tentang sosok Albert Einstein, penemu teori Relativitas.Semoga bermanfaat
Tidak ada komentar:
Posting Komentar